Cara Membuat Android Lebih Ringan dengan Aplikasi Root Booster

Cara membuat android lebih ringan dengan aplikasi Root Booster – Terkadang mungkin kamu merasa bahwa performa smartphone androidmu berjalan terlalu lambat. Hal tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal dan tidak hanya ponsel jadi lola, tetapi daya baterai juga cepat habis. Salah satu cara mudah untuk membuat android jadi lebih ringan dan stabil adalah dengan aplikasi bernama Root Booster. Aplikasi memungkinkan ponselmu untuk berjalan dengan lebih cepat sehingga kamu mengontrol android sesuka hati. Berikut cara menjalankan aplikasi tersebut di Hp kamu.

Cara membuat android lebih ringan dengan aplikasi Root Booster

cara-membuat-android-lebih-ringan-dengan-aplikasi-root-booster

Berikut cara membuat android lebih ringan dengan aplikasi Root Booster yang bisa kamu download secara gratis via Google Playstore langsung dari link INI. Di dalam aplikasi ini terdapat 3 pilihan menu yang bisa dipakai untuk meningkatkan performa ponsel kamu, yaitu battery, speed, dan stock yang bisa dinikmati dalam Basic Mode. Sayangnya kalau kamu ingin mencoba Premium Feature yang ada di dalam Extreme Mode, maka harus membayar terlebih dahulu.

Namun, untuk sementara waktu 3 opsi yang disediakan secara gratis dalam Basic Mode juga sudah memuaskan untuk kualitas performa Hp kita. Berikut review ketiga pilihan kalau aplikasi sudah diunduh dan diinstall:

  1. Battery Boost

Untuk mereka yang merasa baterai di smartphone cepat habis, maka coba pilih fitur Battery Boost yang akan mengusahakan daya baterai menjadi lebih tahan lama alias awet dan hemat. Dijelaskan bahwa dengan memakai Battery/Battery Boost, maka kecepatan android akan meningkat sampai 10%, sedangkan baterai jadi lebih hemat 30% dan stabilitas meningkat hingga 40%, lumayan bukan? Bahkan kalau kamu mau membayar Extreme Mode, baterai bisa lebih hemat sampai 100% dan kecepatan 20%.

  1. Speed Boost

Dengan pilihan Speed Boost ini, maka kerja Central Processor Unit (CPU) akan menjadi lebih kencang dari biasanya. Aplikasi ini memungkinkan CPU pada android untuk bekerja lebih keras lagi dari normalnya. Untuk menu Basic Mode, kecepatan akan meningkat menjadi 30% sedangkan untuk daya baterai dan stabilitas masing-masing menjadi 10% dan 40%. Sementara itu, dalam menu Extreme Mode berbayar, kecepatan super meningkat sampai 100% dan baterai lebih hemat 10%, sayangnya stabilitas hanya 0%.

  1. Stability Boost

Dengan meningkatkan stabilitas ponsel pintar, maka Hp tidak akan bekerja terlalu berat di salah satu sisi seperti daya baterai atau speed sehingga lebih seimbang. Karena itu, mungkin kamu akan lebih menyukai pilihan ini dibandingkan dua pilihan lainnya. Dalam Basic Mode, kestabilan akan meningkat 70% sedangkan speed dan daya tahan baterai semua 0%. Berbeda dengan Extreme Mode dimana kestabilan yang dapat dicapai hingga 100% sedangkan hemat baterai serta kecepatan performa masing-masing 20%.

Itulah cara membuat android lebih ringan dengan aplikasi Root Booster. Meski sudah menjalankan aplikasi ini, tetapi performa smartphone android tetap bergantung pada pengguna masing-masing. Cara kerja aplikasi booster ini hanya bermanfaat untuk memaksimalkan maupun meminimalkan kinerja ponsel yang semoga dapat mendukung kenyamananmu dalam memakai ponsel pintar.

Yang menyenangkan adalah aplikasi ini dapat diinstall baik pada smartphone yang sudah diroot maupun yang belum (Baca juga: Cara Membuat Smartphone Android Menjadi Kamera CCTV). Aplikasi Root Booster akan bekerja pada CPU, RAM, serta sistem operasi android. Selain itu, pada versi yang terbaru terdapat beberapa fitur tambahan yang bisa dinikmati. Semoga bermanfaat.

Save

Topik

  • cara menggunakan root booster
  • https://www upsgadget com/2651/cara-membuat-android-lebih-ringan-dengan-aplikasi-root-booster
  • cara agar apl bekerja menjadi mode root
  • cara hp super ringan root
  • cara menggunakan apk root booster
  • cara menggunakan root booster di android
  • cara tahan performa aplikasi grab